Ciri – Ciri Agama Kristen Protestan

Posted on

Kristen Protestan atau Kekristenan merupakan salah satu agama terbesar di dunia. Yang mana agama Kristen Protestan ini dianut oleh lebih dari 2,4 miliar penduduk dunia atau sekitar 33% populasi global di dunia merupakan orang Kristen atau umat Kristen. Selain itu agama Kristen juga menjadi agama terbesar kedua di Indonesia.

Sebenarnya agama Kristen Protestan atua Protestanisme ini merupakan satu dari tiga cabang utama Kekristenan yang ada di dunia, yaitu selain Katolik Roma dan Katolik Ortodoks Timur. Protestanisme ini bisa terbentuk dari perpecahan dengan Katolik Roma yang terjadi selama masa reformasi gereja di abad ke 16 di Eropa.

Yang mana para reformator seperti salah satunya Martin Luther ini ingin keluar dari Gereja Katolik Roma karena mereka merasa ada struktur yang tidak jelas dan kurang sesuai dengan ajaran yang ada di dalam Alkitab. Sehingga kemudian para tokoh reformasi gereja di Eropa ini beserta para pengikutnya kemudian mendirikan gereja sendiri yang kemudian disebut dengan ajaran Protestanisme atau yang kita kenal dengan Kristen Protestan sekarang ini.

Ciri – Ciri Agama Kristen Protestan

Agama Kristen Protestan ini memang sedikit berbeda dengan ajaran Katolik Roma. Yang mana di dalam Kristen Protestan lebih mengutamakan tentang dasar-dasar kepercayaan yang percaya bahwa Yesus Kristus memiliki kedudukan yang sentral dan sangat utama di dalam kehidupan orang-orang Kristen.

Dan juga Alkitab menjadi satu-satunya sumber kebenaran firman Allah yang menjadi satu-satunya pegangan hidup dan tuntunan hidup bagi umat Kristen. Berikut adalah beberapa ciri khas atau ciri khusus yang ada dalam ajaran agama Kristen Protestan yang berbeda dengan ajaran Katolik Roma maupun Katolik Ortodoks.

Baca Juga :  Hal Hal Yang Membatalkan Puasa pada Bulan Ramadhan

1. Mengikuti Ajaran Injil

@lifehopeandtruth

Ajaran Kristen Protestan lebih mengikuti pesan-pesan yang ada di dalam kitab Injil atau Perjanjian Baru yang ada di dalam Alkitab. Sebab di dalam ajaran Kristen kitab Injil atau kitab-kitab Perjanjian Baru yang ada di dalam Alkitab ini berisikan tentang kasih Allah akan umat manusia, yang diwujudkan dengan memberikan anak-Nya yang tunggal yaitu Yesus Kristus untuk datang ke dunia dan mati menebus dosa umat manusia.

Selain itu ajaran Kristen Protestan juga percaya pada kehadiran Roh Allah atau Roh Kudus yang diberikan oleh Allah. Yang mana Roh Kudus inilah yang akan menjadi penuntun dan pembimbing bagi setiap kehidupan manusia yang mengandalkan Tuhan di dalamnya.

2. Hanya Memegang Satu Kitab Kebenaran, Yaitu Alkitab

@radio.foxnews

Tidak ada kitab atau buku – buku pedoman lain selain Alkitab yang menjadi pedoman bagi orang percaya untuk bisa hidup benar sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Tuhan. Di dalam Alkitab ini banyak sekali perintah-perintah serta larangan yang telah ditetapkan oleh Allah yang harus ditaati dan dipatuhi oleh setiap orang percaya.

Di dalam Alkitab juga kita sebagai orang percaya akan bisa menemukan iman dan pengharapan, serta kasih yang sejati yang berasal dari Allah kita sendiri.

3. Pembenaran Oleh Iman Sebagai Titik Tolak Teologi Kristen

@operationcleanrecovery

Hal ini mengungkap keyakinan dari reformasi yaitu adanya jarak yang luar biasa antara Allah dan manusia setelah manusia jatuh ke dalam dosa. Namun karena Allah begitu mengasihi manusia maka Ia pun memberikan anak-Nya yang tunggal yaitu Yesus Kristus untuk turun ke dunia dan datang sebagai juru selamat yang mempersatukan kembali hubungan Allah dan manusia melalui pengorbanan-Nya diatas kayu salib.

Baca Juga :  Contoh Perbuatan Dosa Dalam Kristen

Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu dorongan yang kuat bagi para tokoh reformasi yang terlibat dalam pemberitaan berita Injil di Eropa. Dimana mereka ingin untuk menekankan tentang kasih Allah ini kepada para orang di seluruh dunia.

4. Tentang Dosa

@jamescencebaugh

Di dalam ajaran Kristen juga lebih menekankan dosa (tunggal) dan keberdosaan umat manusia yang hakiki. Artinya yaitu adalah kita semua lahir sebagai umat berdosa karena dosa warisan yang telah kita terima dari nenek moyang kita, yaitu Adam dan Hawa.

Namun karena pengorbanan Tuhan Yesus Kristus di atas kayu salib maka seluruh dosa kita terhapus dengan cucuran darah-Nya. Sehingga kita telah hidup bebas dari dosa dan kita telah menang atas maut.

5. Sakramen Dalam Kristen

@gloryekasari

Di dalam ajaran Kristen Protestan ada dua tradisi sakramen yang sangat penting, yaitu Perjamuan Kudus dan Baptisan Kudus. Perjamuan kudus ini merupakan sebuah perjamuan yang dilakukan untuk menghormati dan mengingat akan pengorbanan Tuhan Yesus yang telah mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia.

Sedangkan baptisan kudus ini merupakan sebuah pengakuan iman seorang Kristen bahwa ia telah menerima Roh Kudus di dalam hidupnya dan ia telah siap untuk lahir baru menjadi pribadi yang baru dengan Roh Kudus yang hidup di dalamnya. Yang mana tentang Perjamuan Kudus dan Baptisan Kudus ini juga telah tertulis dan dijelaskan di dalam Alkitab.

6. Gereja Selalu Diperbaharui

@faomasizoaya

Menyatukan teologi Kristen dengan 5 prinsip reformasi gereja yang dikenal dengan istilah Panca Sola, yaitu : Sola Fide (Hanya Iman), Sola Scriptura (Hanya Alkitab), Solus Christus (Hanya Kristus), Sola Gratia (Hanya Anugerah), dan Soli Deo Gloria (Segala Kemuliaan Hanya Bagi Allah). Prinsip lain berbunyi semper reformanda yang berarti “selalu direformasikan”. Artinya gereja yang benar selalu direformasikan atau diperbaharui melalui Firman Tuhan dan karya Roh Kudus.

Baca Juga :  Tips Terbaik Keluar Dari Zona Nyaman

7. Kasih

@id.pinterest

Salah satu inti dari ajaran Kristen Protestan yaitu adalah mengenai Kasih (Love). Di Alkitab dijelaskan bahwa sebagai orang percaya kita hendaknya memiliki kasih di dalam hati kita dan di dalam hidup kita. Baik itu kasih kita kepada Allah maupun kasih kita kepada sesama manusia. Sebab itulah yang merupakan hukum yang terutama yang telah ditetapkan oleh Allah.

Kasih itu harus tertanam di dalam setiap diri manusia Kristen yang mengaku percaya kepada ajaran Tuhan Yesus. Sebab Allah sendiri merupakan kasih, dan Ia memerintahkan anak-Nya untuk turun ke dunia dan datang ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan serta mengasihi orang yang berdosa.

Oleh sebab itu kita sebagai umat Kristen yang mengaku percaya kepada Tuhan Allah yang ada di sorga kita harus memiliki kasih seperti Tuhan Allah yang telah lebih dahulu mengasihi kita semua. Di dalam Matius 22 : 37-40 di katakan bahwa :

“Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Related posts: