Penjelasan Hukum Kepler dan Hukum Newton

Posted on

Pada saat kalian semua sedang belajar mata pelajaran Fisika, pasti sudah tak asing dengan yang namanya hukum kepler dan hukum newton ini bukan? Atau mungkin kalian semua disini masih belum paham dengan apa yang dinamakan hukum kepler dan hukum newton ini? Atau mungkin bahkan kalian semua masih belum terlalu paham dan mengerti tentang apa yang disebut dengan hukum kepler dan hukum newton ini?

Eitts, jangan bingung dahulu. Jika kalian semua memang masih belum mengerti dan belum paham tentang hukum kepler dan hukum newton ini, maka disinilah tempat yang tepat untuk kalian belajar. Sebab disini akan saya berikan sedikit materi mengenai hukum kepler dan hukum newton ini. Berikut materinya silahkan disimak dan dipahami dengan baik ya.

Hukum Kepler

@krjogja

Pengertian Hukum Kepler

Hukum Kepler ini ditemukan oleh seorang matematikawan yang juga merupakan seorang astronom asal Jerman yang bernama Johannes Kepler (1571-1630). Ada 3 (tiga) hukum kepler, yaitu adalah sebagai berikut ini penjelasan nya.

Hukum Kepler 1

Hukum Kepler 1 ini dikenal juga sebagai hukum lintasan elips. Yang mana hukum kepler 1 ini berbunyi seperti berikut ini :

“Semua planet bergerak pada lintasan elips mengitari matahari dengan matahari berada di salah satu fokus elips”

Hukum 1 kepler ini menyatakan tentang bentuk orbit planet, akan tetapi tidak dapat memperkirakan kedudukan suatu planet dalam suatu saat tertentu. Oleh sebab itulah maka Kepler berusaha untuk memecahkan permasalahan tersebut. Hingga akhirnya kemudian Kepler berhasil untuk menemukan Hukum Kepler II.

Baca Juga :  Contoh Proposal Kegiatan Kampus

Hukum Kepler II

Hukum Kepler II ini menjelaskan tentang gerak edar suatu planet. Yang mana hukum kepler II ini berbunyi seperti berikut ini :

“Suatu garis khayal yang menghubungkan antara matahari dengan planet menyapu luas juring yang sama di dalam selang waktu yang sama”

Dari hukum Kepler II ini dapat diketahui bahwa kelajuan atau kecepatan revolusi sebuah planet terbesar terjadi pada saat planet tersebut berada pada posisi paling dekat dengan matahari. Sebaliknya kecepatan suatu planet akan menjadi menjadi lambat pada saat planet tersebut berada di titik terjauhnya.

Hukum Kepler III

Hukum Kepler III ini menjelaskan tentang periode revolusi setiap planet yang bergerak mengelilingi matahari. Yang mana hukum kepler III ini berbunyi seperti berikut ini :

“Kuadrat periode suatu planet akan sebanding dengan pangkat tiga jarak rata – rata nya dari Matahari”

Secara matematis, Hukum Kepler ini bisa kita rumuskan sebagai berikut :

Dimana :

T1= Periode planet pertama

T2= Periode planet kedua

r1 = jarak planet pertama dengan matahari

r2 = jarak planet kedua dengan matahari

Contoh Soal

Waktu yang diperlukan oleh bumi untuk mengelilingi matahari yaitu adalah selama 1 tahun. Jarak rata – rata antara bumi dengan  Matahari sebagai pusat tata surya yaitu adalah 1,5 x 1011 m. Jika diketahui ternyata periode orbit planet Venus adalah 0,615 tahun, berapakah jarak antara matahari dengan planet Venus ini ?

Penyelesaian

Diketahui :

Periode bumi = Tb = 1 tahun

Jarak matahari ke bumi = Rm-b = 1,5 x 1011 m

Periode Venus = Tv = 0,615 tahun

Ditanya :

Rm-v = . . . ?

Jawab :

Hukum Newton

@mistamajahp

Hukum Newton ini diciptakan oleh seorang yang bernama Isaac Newton. Isaac Newton ini adalah seorang fisikawan, ahli astronomi, filsuf alam, alkimiawan, matematikawan, maupun seorang teolog yang berasal dari Inggris. Isaac Newton ini memiliki pengaruh yang sangat besar sekali di dalam dunia Fisika. Hukum Newton ini merupakan 3 rumusan dasar mekanik klasik yang menggambarkan tentang gaya yang bekerja di sutau benda dan juga gerak yang disebabkannya. Berikut ini penjelasan mengenai ketiga hukum Newton yang ada saat ini.

Baca Juga :  Spesifikasi dan Harga IPhone 3

Hukum I Newton

Hukum I Newton ini berbunyi seperti berikut ini :

“Apabila resultan gaya yang bekerja pada sebuah benda sama dengan nol, maka benda yang mula – mula diam akan tetap diam. Dan benda yang mula – mula bergerak lurus akan tetap lurus beraturan dengan kecepatan yang tetap”

Rumus dari Hukum I Newton ini yaitu adalah ∑F = 0 yaitu resultan gaya (Kg m/s2)

Contoh Hukum I Newton ini adalah sebagai berikut :

  • Koin yang ada diatas kertas yang ada diatas meja akan tetap diam apabila kertas ditarik dengan cepat
  • Saat mobil bergerak dengan kencang atau cepat dan kemudian di rem mendadak maka penumpang akan merasa seperti terdorong ke depan

Hukum II Newton

Hukum II Newton ini berbunyi seperti berikut ini :

“Percepatan dari sebuah benda akan sebanding dengan resultan gaya (jumlah gaya) yang bekerja pada benda tersebut dan akan berbanding terbalik dengan massa benda”

Maksud dari Hukum II Newton ini adalah massa sebuah benda akan sangat berpengaruh pada gaya dalam sebuah sistem. Rumus Hukum II Newton ini yaitu adalah ∑F = m.a

Dimana :

∑F = Resultan Gaya (kg m/s2)

m = Massa Benda (kg)

a = Percepatan (m/s2)

Contoh dari Hukum II Newton yaitu adalah seperti berikut

  • Mobil yang melaju atau berjalan di jalan raya akan mendapatkan percepatan yang sebanding dengan gaya dan berbanding terbalik dengan massa mobil tersebut
Baca Juga :  5 Jenis Hewan dan Tumbuhan Langka di Dunia

Hukum III Newton

Hukum III Newton ini berbunyi seperti berikut ini :

“Setiap aksi akan menimbulkan reaksi, apabila sebuah benda memberikan gaya pada benda lain maka benda yang terkena gaya tersebut akan memberikan gaya yang besarnya sama dengan gaya yang diterimanya dari benda pertama, namun dengan arah yang berlawanan”

Maksudnya yaitu adalah sebuah benda baru akan berinteraksi jika ada yang memberinya gaya, dimana bentuk interaksi tersebut dengan membalas gaya yang sudah di berikan pada benda tersebut ke arah yang sebaliknya.

Rumus dari Hukum III Newton ini adalah seperti berikut :

Contoh dari Hukum III Newton ini yaitu adalah seperti berikut ini :

  • Bola basket yang dipantulkan ke tanah akan memantul kembali
  • Pada saat kita menggunakan sepatu roda dan mendorong tubuh kita ke dinding maka dinding tersebut akan mendorong balik sebesar gaya dorong yang dikeluarkan, sehingga tubuh kita akan menjauhi dinding
  • Pada saat kita sedang duduk diatas kursi maka berat badan kita akan mendorong kursi ke bawah sedangkan kursi akan mendorong badan ke atas dengan cara menahan berat badan kita
Related posts: